Senin, 30 Desember 2013

The Story Behind: Noble Knights and Paladins Part 1

Yo, ketemu lagi sama Mobi~

Lagi iseng aja nih, pengen bikin rubrik baru di blog ini. Nama rubriknya "the story behind" Disini kita akan membahas kisah-kisah di balik kartu-kartu Trading Card Game yang kisahnya berasal dari dunia nyata, baik itu asalnya dari legenda, mitos, urban legend, dan lain-lain. Mirip-mirip lah sama pembahasan balibond di artikel sebelumnya tentang penamaan archetype Heraldic. Semoga bisa jadi rubrik yang menghibur dan menambah wawasan pembaca sekalian, :3

Sebagai pembuka, kita gali aja yuk cerita di balik coverboy BT10EN yang baru aja rilis, yaitu Liberator of Round Table, Alfred.



Naik kuda Power 10000, Turun dari kuda Power 11000.
Pernah gak sih kepikiran kenapa namanya Liberator of Round Table? I mean, kenapa harus Round Table? Apa hubungannya Gold Paladin sama Meja Bundar? Ternyata Clan Royal Paladin, Gold Paladin dan Shadow Paladin di VG itu mengambil referensi dari "The Legend of King Arthur and the Knights of Round Table" yang bercerita tentang ksatria medieval dan sangat terkenal di Eropa. Sejauh pengamatan penulis, ga ada hubungannya sih antara cerita anime Vanguard dan Legenda King Arthur selain kesamaan nama.

Dan ternyata ga cuma VG aja yang ngambil referensi dari Legenda King Arthur. Yu-Gi-Oh punya Noble Knights, Archetype yang sempat menggemparkan dunia karena merupakan archetype TCG-exclusive pertama di Yu-Gi-Oh.

Makin penasaran kan? Yuk kita mulai dongengnya. Karena ini cuma hasil baca-baca singkat dari internet aja, mohon dimaklumi kalo kurang akurat, karena ceritanya panjang banget dan ada banyak versi :D

Pada jaman dahulu kala, Kerajaan Inggris dipimpin oleh seorang raja yang bernama Uther Pendragon. Dibawah Raja Uther, Kerajaan Inggris menjadi kerajaan yang makmur dan sejahtera. Namun Raja Uther memiliki satu masalah, yaitu dia tidak punya penerus tahta. Ia belum menemukan wanita yang pantas untuk menjadi istrinya, sampai ia bertemu dengan Igraine.
Jomblo, bukan hanya masalah anak muda jaman sekarang
Masalahnya Igraine adalah istri dari Gorlois, Duke of Cornwall dan telah mempunyai 3 anak perempuan, yaitu Morgan le Fay, Elaine, dan Margawse. Namun Raja Uther tidak menyerah. Ia meminta bantuan Penyihir sakti bernama Merlin. Merlin setuju untuk membantu namun dengan syarat apabila Raja Uther dan Igraine suatu saat nanti mempunyai anak, anak itu akan diberikan kepada Merlin.

Bukan, bukan Merlin yang ini.
Dengan berat hati Raja Uther setuju dan dengan sihir Merlin, ia berubah wujud menjadi Gorlois. Dengan wujudnya yang baru ia membunuh Gorlois yang asli dan mendekati Igraine. Awalnya ia berhubungan dengan Igraine dalam wujud Gorlois, namun lama-kelamaan  dengan bujuk rayu dan kekuasaannya Raja Uther dapat menikahi Igraine dalam wujud aslinya. Tidak lama kemudian, lahirlah seorang anak laki-laki dan sesuai perjanjian, anak itu diserahkan kepada Merlin. Tidak ada yang tahu akan hal ini, kecuali Merlin, Raja Uther dan Igraine. 

Anak itu adalah Arthur, dan ia ditakdirkan untuk menjadi Raja Inggris berikutnya.


Alfred itu based on Arthur, kalo ada yang belum tahu.
Arthur kecil kemudian  dititipkan Merlin kepada temannya, Sir Ector untuk dibesarkan. Beberapa tahun kemudian Raja Uther jatuh sakit, dan ia tidak punya anak lagi sebagai penerus tahta yang sah. Tidak lama kemudian Raja Uther meninggal. Kekosongan tahta menyebabkan kekacauan besar di tanah Inggris. Terjadi kerusuhan dimana-mana, kerajaan inggris yang tadinya damai dan sejahtera menjadi kacau-balau.

Kekacauan ini menyebabkan Archbishop of Canterbury meminta bantuan Merlin untuk mencari Raja pengganti. Dengan sihirnya, Merlin menancapkan sebilah pedang ke sebuah batu besar di tengah kota london. Pedang tersebut bertuliskan "Siapapun yang dapat mencabut pedang ini adalah penerus tahta kerajaan Inggris." Banyak yang mencoba untuk mencabut pedang itu, baik ksatria, bangsawan, maupun rakyat biasa, namun tak ada yang berhasil.

Somehow, semua Noble Arms itu artnya pedang nancep di batu.
Suatu hari Sir Ector bersama dengan anaknya, Kay dan Arthur mencoba peruntungannya untuk mencabut pedang tersebut. Tentu saja Sir Ector dan Kay gagal. Namun saat giliran Arthur untuk mencoba, pedang itu berhasil dicabut dari batu. Rakyat terkejut dan terkesima melihat pedang tersebut di tangan Arthur. Raja baru Inggris telah ditemukan.



Penolakan terhadap penobatan Arthur sebagai Raja Inggris tentu saja muncul dari beberapa bangsawan yang menginginkan raja yang lebih dewasa, namun keinginan rakyat lebih kuat. Rakyat mempercayai Arthur karena Merlin yang terkenal di seluruh Inggris sebagai penyihir sakti dan bijaksana juga mendukung penobatan Arthur. Arthur pun diangkat menjadi Raja Inggris, dan Merlin diberi amanat oleh rakyat untuk menjadi penasihat.

<< part 1 | part 2 | part 3 >>

Bersambung dulu ya, Part 1 cukup sampai disini.
Di part 2, kita bakal nyeritain pernikahan Arthur, Excalibur, Lady of the Lake, dan Mordred, Yup, MORDRED. See you again next time~

0 comments:

Posting Komentar